Setiap Bidang dipimpin oleh seorang Koordinator Bidang dan memiliki fokus program kerja yang spesifik:
Fokus: Mengembangkan dan meningkatkan praktik ibadah, pemahaman agama, serta toleransi antarumat beragama di lingkungan sekolah.
Contoh Kegiatan: Pengajian rutin, peringatan hari besar keagamaan, bakti sosial keagamaan.
Fokus: Menanamkan nilai-nilai etika, moral, sopan santun, dan menumbuhkan kesadaran hukum dan hak asasi manusia (HAM) di kalangan siswa.
Contoh Kegiatan: Sosialisasi tata tertib sekolah, kampanye antinarkoba, program penanaman nilai karakter.
Fokus: Mengembangkan jiwa kepemimpinan siswa, pemahaman tentang demokrasi, serta melatih kemampuan berorganisasi.
Contoh Kegiatan: Latihan Dasar Kepemimpinan (LDKS), simulasi pemilihan umum (Pemilu OSIS), forum diskusi siswa.
Fokus: Menumbuhkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta pemahaman tentang kebangsaan dan geopolitik.
Contoh Kegiatan: Upacara bendera, peringatan hari besar nasional (seperti Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan), pelatihan Paskibraka.
Fokus: Mengembangkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi secara positif, mengelola media sosial OSIS, dan mendukung publikasi kegiatan sekolah.
Contoh Kegiatan: Pengelolaan website atau akun media sosial resmi OSIS, pelatihan literasi digital, lomba desain grafis/fotografi.
Fokus: Mendorong jiwa entrepreneurship, meningkatkan kreativitas siswa dalam menciptakan produk, serta mencari sumber pendanaan OSIS yang mandiri.
Contoh Kegiatan: Pengelolaan Koperasi Siswa, penyelenggaraan bazar produk siswa, workshop bisnis kreatif.
Fokus: Memfasilitasi dan mengembangkan bakat siswa di bidang seni (musik, tari, rupa), serta menumbuhkan kecintaan terhadap sastra dan budaya nasional.
Contoh Kegiatan: Pentas Seni (Pensi), lomba musik akustik, penerbitan majalah dinding/buletin sekolah, pementasan drama.
Fokus: Meningkatkan kebugaran jasmani, menumbuhkan semangat sportivitas, dan memfasilitasi kegiatan olahraga di sekolah.
Contoh Kegiatan: Pekan Olahraga Antarkelas (PORAK), senam bersama, pembinaan tim inti olahraga (voli, futsal, basket).
Fokus: Membangun citra positif sekolah, menjalin komunikasi dengan alumni dan organisasi siswa lain, serta melaksanakan kegiatan sosial yang berdampak pada masyarakat.
Contoh Kegiatan: Bakti sosial ke panti asuhan, program donor darah, gathering alumni, kunjungan ke sekolah lain.
Fokus: Meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya kebersihan, pelestarian lingkungan hidup, dan menciptakan suasana sekolah yang asri (Adiwiyata).
Contoh Kegiatan: Program Jumat Bersih, penanaman pohon di lingkungan sekolah, pengelolaan sampah terpadu (3R: Reduce, Reuse, Recycle)
TIM EDITOR: HUMAS 2025
Jadilah yang pertama berkomentar di sini