Cikal bakal Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 2 Jonggol bermula sejak sekolah tersebut mulai melaksanakan kegiatan operasional pada tahun ajaran 2016/2017. Pada masa ini, yang disebut sebagai fase perintisan, struktur kepemimpinan siswa belum berbentuk organisasi formal yang sistematis. Kepengurusan awal difungsikan secara ad hoc oleh beberapa perwakilan peserta didik angkatan pertama dengan tujuan mendesak untuk membantu tata kelola kegiatan harian sekolah dan meletakkan fondasi dasar keorganisasian.
Proses formalisasi organisasi diperkuat seiring dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Pendirian resmi SMAN 2 Jonggol pada tahun 2019. SK tersebut secara legal mengukuhkan SMAN 2 Jonggol sebagai satuan pendidikan definitif. Dengan adanya legalitas penuh dari pemerintah, pembentukan OSIS sebagai satu-satunya organisasi kesiswaan resmi dapat dilaksanakan secara sistematis berdasarkan Pedoman Pembinaan Kesiswaan.
Pasca-legalitas penuh, OSIS SMAN 2 Jonggol bertransformasi menjadi organisasi yang lebih mapan dan sistematis. Proses pemilihan ketua dan penyusunan program kerja mulai dilaksanakan secara periodik, terstruktur, dan akuntabel. OSIS tidak lagi hanya berfokus pada kebutuhan mendesak operasional, melainkan berkembang menjadi mitra strategis sekolah dalam:
Mewadahi aspirasi seluruh peserta didik.
Mengembangkan potensi akademik dan non-akademik.
Menyokong pembentukan karakter siswa melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.
OSIS SMAN 2 Jonggol adalah simbol evolusi kepemimpinan siswa yang bergerak dari fase inisiatif di masa perintisan menuju organisasi formal yang berfungsi penuh dan strategis dalam ekosistem pendidikan sekolah.
VISI :OSIS SMAN 2JONGGOL
Mewujudkan OSIS SMAN 2 Jonggol sebagai organisasi yang unggul, berintregitas tinggi, berlandaskan iman dan taqwa, serta mampu menjadi wadah aspirasi siswa yang kreatif dan inovatif demi terciptanya citra posistif sekolah.
MISI OSIS SMAN 2 JONGGOL
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa melalui penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang terstruktur dan berkelanjutan
2. Mengoptimalkan peran OSIS sebagai jembatan komunikasi antara siswa,guru, dan pihak sekolah guna menyalurkan aspirasi, ide, dan gagasan siswasecara konstruktif
3. Mengembangkan potensi dan bakat siswa baik di bidang akademik maupun non akademik melalui program kerja yang kreatif, inovatif , dan relevan dengan kebutuhan siswa
4. Menumbuhkan sikap disiplin, etika , dan moral yang tinggi di kalangan siswa dengan menjunjung tinggi tata tertib dan nilai-nilai luhur sekolah
5. Menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif,nyaman, dan harmonis serta mendorong partisipasi aktif siswa dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan
Tim Editor : Humas periode 2025